Robot di Jepang Dimakamkan Seperti Keluarga
Sabtu, 07/03/2015 - 10:16 WIB
 
 
Jakarta -

Jika manusia meninggal sudah umum jika dimakamkan oleh keluarganya. Mereka yang telah tiada disemanyamkan dengan layak di tempat pemakaman. Namun bagaimana dengan robot? Jika diperlakukan seperti manusia saat "meninggal," apakah ini lazim?

 

Di Jepang, negeri yang kerap dijumpai berbagai macam keunikan, satu hal unik terkait robot yang telah "tiada" dijumpai. Satu robot "anjing" yakni Aibo, dimakamkan laiknya hewan peliharaan sungguhan oleh majikannya. Ya, pemilik robot memakamkan Aibo laiknya hewan sungguhan.

 

Sumie Maekawa, pemilik robot tersebut mengakui jika Aibo sudah jadi bagian dalam keluarganya. Karenanya ia membuat pemakaman sungguhan untuk menghormati Aibo kesayangannya. Maekawa sangat sedih tidak bisa bermain dengan Aibo yang begitu dicintainya itu.

  

"Sangat sedih sekali ketika Ai-chan sudah tidak dapat berdiri," tuturnya.

 

Sumie Maekawa tak berdaya mengetahui jika "nyawa" Aibo sudah tak bisa diselamatkan saat operasi. Pasalnya, pihak Sony telah menghentikan dukungan teknis pada proyek Aibo sejak beberapa bulan yang lalu. Imbasnya, tidak sedikit pemilik Aibo yang merelakan robot kesayangannya itu untuk rusak sebab tidak bisa diperbaiki.

  

Robot Aibo sendiri mulai dijual Sony sejak tahun 1999. Robot ini memiliki artificial intelligence atau kecerdesan buatan yang langsung menyita publik Jepang. Digandrungi, 150 ribu uni Aibo ludes terjual. Padahal harga robot anjing ini tidak murah. Satu unitnya dibanderol USD 2.000 atau setara Rp 26 juta.

 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Jumat, 01/06/2018 - 04:32 WIB
Minggu, 03/06/2018 - 11:49 WIB
Jumat, 08/06/2018 - 23:04 WIB