Beberapa Penelitian Terbaru Ungkap Sisi Positif Gamers dalam Karir
Sabtu, 06/05/2017 - 11:34 WIB
images-artikel/kecil/gamers.jpg
Sumber: newxboxgames.co.uk
 
 
Jakarta -

Bermain game adalah salah satu hobi yang menjadi kebanggaan bagi sebagian orang, di sisi lain ada pula yang berpendapat bahwa seorang gamers hanya membuang-buang waktu belaka. Namun, sebuah penelitian ilmiah terbaru mengungkap sebuah fakta mengejutkan mengenai seorang gamer dimana bermain video game malah meningkatkan kemampuan otakmu. 


Dilansir melalui Intisari Online, sejumlah gamers amatir dan expert ikut bagian dari sebuah studi mengenai efek video game terhadap otak yang dipublikasikan tahun lalu. Dalam eksperimen ini, ketika bagian insular cortex otak dari gamers ahli dipindai dengan MRI, para ilmuwan menemukan peningkatan di materi otak, konsentrasi dan sensorimotor. Mekanisme refleks gamers ahli juga terlatih dengan baik.


Memang penelitian di atas bukanlah pertama kalinya dilakukan guna menguji coba kualitas kognitif seseorang yang bermain game. Beberapa studi sebelumnya pun mengungkap efek dari jenis game yang dimainkan, apakah game action, adventure ataukah consol game. Saat bermain video game berbasis action, para gamers dihadapkan dengan skenario kompleks yang menuntut mereka untuk segera menganalisa informasi dan mengambil keputusan dengan cepat. Aspek visual dan audio action game yang rumit pun menstimulasi otak mereka untuk mempertajam fokus. 


Kemampuan ini bisa diaplikasikan pula dalam kehidupan sehari-hari. Seorang gamers ditengarai merupakan seorang problem solver yang baik dengan daya analisis otak memadai. Singkat kata, dari hasil penelitian ini, ada indikasi bahwa gamers memiliki konsentrasi lebih tajam dan lebih cepat menyerap informasi dan keahlian baru dibanding mereka yang tidak bermain game. Satu hal yang harus digarisbawahi dari gamers adalah manajemen waktu agar kehidupan di dunia nyata tidak terbengkalai karena terus-terusan bermain. 


Tertarik menjadi gamer? 

 
 
Artikel Terkait:
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-