Kisah Inspiratif: Merak dan Elang
Minggu, 07/05/2017 - 11:12 WIB
images-artikel/kecil/image_thumb[3].png
Sumber: bing.com
 
 
Jakarta -

Seekor merak betina bernana Dwitandry menjalin hubungan asmara dengan elang jantan bernama Strewaka. Hubungan mereka telah lama terjalin, dan keduanya hidup di sebuah goa kecil yang damai. Suatu hari, entah mengapa Dwitandry lama kelamaan merasa aneh dan berkata kepada Strewaka. 


“Strewaka, telah aku pikirkan, kita tidak bisa hidup bersama seperti ini lagi. Aku merak, dan kau adalah elang. Kita tidak seharusnya bersama. Kita harus berpisah. Aku malu jika ada teman merak lain yang menertawakanku nantinya. Lagian, selama ini aku tidak mendapat manfaat apa-apa darimu. Kalau untuk makan, aku bisa mencari sendiri. Berlindung dari hujan dan panas, aku bisa berteduh di goa. Kita harus pisah, Strewaka. Maaf, kita tidak bisa bersama lagi…”


Strewaka pun berkata….


“Dwitandry, aku mencintaimu. Aku rela memberi hidupku kepadamu. Demi kebahagiaanmu, aku rela melakukan apa saja untukmu. Kumohon, jangan putuskan hubungan kita. Kau segalanya bagiku.”


Jawab Dwitandry, 


“Sudahlah, Strewaka. Sudah saatnya kita berpisah. Kau harus ikhlas menerima keadaan ini. Maafkan aku…”


Mendengar itu, Strewaka tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Dia sudah menduga, pada akhirnya ini akan terjadi. Kalau akhirnya Dwitandry menganggap dua makhluk jenis berbeda itu tidak dapat hidup bersama, dia tidak bisa memaksakan apa-apa lagi.


“Baiklah, Dwitandry. Kalau kau ingin pisah denganku, terserah kepadamu. Ini bukan masalah ikhlas atau tidak ikhlas. Kita lihat saa, doakan saja aku agar bisa kuat menjalani sisa hidupku tanpa dirimu.”


Strewaka pun terbang jauh dan menghilang di balik awan. Dwitandry kemudian menjalani hidup seperti biasa selama beberapa hari. Dia tinggal sendiri di gua. Suatu hari ketika istirahat di goa, tiba-tiba sekawanan ular ingin menerkamnya. Beruntung Dwitandry tersadar dan segera dapat menghindar. Kini dia tahu, ternyata goa itu adalah sarang ular. Selama ini ular-ular itu menjauh karena takut kepada Strewaka, si elang. Diapun teringat kepada Strewaka yang selama ini tidak pernah disadarinya merupakan sosok penting dalam hidupnya, yang membuatnya merasa aman dan nyaman di dalam gua. Dengan susah payah Dwitandry  berusaha berlari keluar menyelamatkan diri.


TIDAK BISA!! Dia telah dikepung oleh kawanan ular tersebut. Tanpa sadar, Dia berteriak memanggil Strewaka…!! 


“Strewaka!! Kumohon kembalilah. Tolong aku! Kini aku tahu, betapa aku  membutuhkanmu. Maafkan aku….”


Seekor elang jantan dengan gagah datang dan segera menyerang ular-ular tersebut. Itu adalah Strewaka!! Kawanan ular pun banyak terluka dan lari menjauh serta tidak pernah kembali lagi. Dengan segera Strewaka mendekati Dwitandry yang menangis penuh sesal, memeluknya dengan erat. Strewaka berbisik tepat di telinga Dwitandry. 


“Mari kita mulai lagi hubungan ini. Kita bisa lewati ini bersama-sama. Dwitandry, kamu tahu? Kamu adalah langit bumiku.”


Sobat Souja, 


Terkadang, untuk menyadarkan seseorang akan pentingnya kehadiran kita bagi dirinya adalah dengan menghilang dari kehidupannya untuk sementara waktu. Jika dia tidak mencarimu, itu berarti kamu memang tidak berarti bagi dirinya. Jika itu terjadi, menghilanglah dari kehidupannya untuk selamanya. 
 
 
Sumber: http://freshlynewman.blogspot.co.id 








 




 
 
Artikel Terkait:
-
-
-
-
-
 
Baca Juga:
-
-
-
-
-
 
           
Senin, 03/11/2014 - 09:24 WIB
Selasa, 04/11/2014 - 18:10 WIB
Jumat, 21/11/2014 - 10:12 WIB
Jumat, 07/11/2014 - 17:00 WIB
Sabtu, 01/11/2014 - 10:01 WIB
Kamis, 20/11/2014 - 09:51 WIB