Yuk, Kenali 6 Tanda Saatnya Sobat Lakukan Detoks Media Sosial!

  • Sabtu, 27/03/2021 - 10:21 WIB
Sobat Souja, kehadiran media sosial merupakan sebuah proses revolusioner dari perkembangan teknologi serta informasi. Adanya media sosial memang membawa banyak manfaat utamanya dalam hal kemudahan akses komunikasi namun demikian, terlalu banyak menghabiskan waktu di platform yang satu ini justru berpotensi menyebabkan depresi, kecemasan dan stres. Lalu, bagaimana kita tahu kapan waktu yang tepat untuk jeda medsos? Tak semua orang memerlukan jeda medsos. Namun, bagi mereka yang memerlukannya, jeda medsos bisa membuat seseorang lebih hadir di kehidupan nyata sehingga bisa mempelajari hobi baru dan merawat diri lebih baik. 


Kualitas tidur juga mungkin akan membaik karena paparan sinar biru di malam hari berkurang. Demi Kesehatan Mental, Perlukah Detoks Media Sosial? Melansir Yahoo dan Kompas, berikut tanda-tanda seseorang butuh jeda medsos, 


Alami Gangguan Kecemasan
Media sosial bisa memicu perasaan kompetitif, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kecemasan, membuat seseorang merasa perlu dirinya memenuhi ekspektasi sosial dari orang-orang yang mereka ikuti di media sosial. 


Alami Gangguan Tidur
Saat terus menerus mengakses media sosial tentu akan membuatmu terjaga lebih lama dan kehilangan waktu tidur. Jika kebiasaan mengakses media sosial hingga larut malam sudah mengganggu jadwal tidur, maka mungkin inilah saatnya Sobat Souja harus membuat batasan dengan perangkat elektronikmu. 


Obsesi Tinggi terhadap Gawai
Mengecek notifikasi setiap waktu juga bisa menjadi tanda bahwa aktivitas digital sudah mengganggu relasi sosial di kehidupan nyata. Hal demikian bersifat adiktif, menyebabkan dopamin, hormon perasaan senang, di otak yang memaksa seseorang untuk terus-menerus mengecek ponselnya. 


Kerap Membandingkan Diri dengan Orang Lain
The Fear of Missing Out (FOMO) bisa memicu kecemasan pada sebagian orang. Orang-orang tersebut mulai merasakan sorotan yang didapatkannya di media sosial adalah sesuatu yang nyata buat mereka. Menghabiskan terlalu banyak waktu online di medsos bisa membuat seseorang kesulitan membedakan perspektif online dan kehidupan nyata.


Aktivitas di Dunia Nyata Terganggu
Interaksi dunia nyata terganggu Ini bisa berupa komplain dari orang sekitar bahwa penggunaan media sosial mengganggu relasi sosial di dunia nyata atau penurunan interaksi dengan orang-orang sekitar. Indikasi lain bahwa kamu sudah menggunakan media sosial secara berlebihan adalah terus-menerus menerima info yang sama dari berbagai platform media sosial. Akibatnya dapat membahayakan kemampuan kita untuk berpikir dan mengembangkan percakapan santai kita sendiri. 


Tidak Menghargai Diri Sendiri
Beberapa orang merasa pandangan terhadap dirinya ikut terpengaruh dari apa yang dilihatnya di media sosial. Beberapa tanda seseorang memandang dirinya secara negatif, serta menyebabkan perasaan tidak berharga, putus asa, atau depresi. 


Setelah melihat 6 gejala di atas, apakah saat ini kamu tengah mengalami salah satunya? Yuk, lakukan evaluasi dan kurangi penggunaan media sosial mulai sekarang. Sayangi kesehatan mentalmu. 


Sumber: Kompas

About

CKH Group is Indonesian MICE company based in Central Jakarta. Driven by our core values and with our own vision to bring more good managements and idea in order to support the MICE industry demand that getting higher not only in Jakarta, but also other cities in Indonesia.